Sinopsis GJLS: Berapi-Api
Buat Rispo, Rigen, dan Hifdzi, jadi pemadam kebakaran bukan sekadar pekerjaan. Profesi itu adalah tiket untuk tampil gagah dan dielu-elukan sebagai pahlawan. Mimpi itu mereka kejar dengan semangat yang, sesuai judulnya, benar-benar berapi-api. Masalahnya, kenyataan tidak semulus bayangan. Pelatihan bersama Algojo Api, pasukan pemadam yang namanya sudah melegenda, berakhir dengan kegagalan. Alih-alih berjibaku dengan kobaran api, ketiganya malah kebagian tugas-tugas yang terkesan remeh dan jauh dari kata heroik.
Karena tak sabar menunggu giliran, trio ini mencoba mencari jalan pintas supaya bisa cepat masuk tim pemadam. Bukannya lancar, langkah nekat itu justru menyeret mereka ke situasi yang jauh lebih berbahaya, yaitu sebuah misi menyelamatkan anak-anak dari cengkeraman sindikat kriminal. Dari sinilah kekacauan, dan tentu saja kelucuan, mulai menyala. Di tengah situasi yang serba di luar rencana, mimpi mereka jadi pahlawan mendadak diuji dengan cara yang sama sekali tidak mereka duga.

Kenapa GJLS: Berapi-Api Patut Diperhatikan
GJLS: Berapi-Api adalah film komedi Indonesia yang merupakan sekuel atau bagian kedua. Kursi sutradara diisi Monty Tiwa, yang juga ikut menulis naskahnya bersama Eric Tiwa, M. Dhaffa Attoriq, dan Rza Kumar.
Pemeran GJLS: Berapi-Api:
- Ananta Rispo sebagai Rispo
- Rigen Rakelna sebagai Rigen
- Hifdzi Khoir sebagai Hifdzi
- Carissa Perusset sebagai Bonita
- Aurra Kharishma sebagai Jayanti
- Ebel Cobra sebagai Toni
- Inayma sebagai Joana
- Sadha Triyudha sebagai Sugeng
- Nigel Siwabessy sebagai Sentot
- Rio Dumatubun sebagai Rio
Yang menarik, tiga pemeran utamanya memerankan karakter dengan nama mereka sendiri. Film berdurasi 108 menit dan berbahasa Indonesia ini diproduksi oleh Amadeus Sinemagna, GJLS Entertainment, Emtek Media, Legacy Pictures, dan Virtuelines Entertainment. Dunia pemadam kebakaran yang biasanya identik dengan aksi heroik di sini dibawa ke ranah komedi penuh lelucon.
Soal review, film ini belum tayang reguler sehingga belum ada ulasan maupun rating penonton yang bisa dijadikan acuan. Trailernya sudah dirilis, jadi kamu bisa mengintip nuansa komedinya lebih dulu.
Cocok Ditonton Siapa?
- Penggemar film komedi Indonesia yang suka humor receh dan situasi kocak
- Yang sudah mengikuti film sebelumnya dan penasaran dengan kelanjutannya
- Penikmat cerita persahabatan trio yang konyol tapi punya niat jadi pahlawan
- Penonton dewasa yang cari tontonan ringan untuk nonton bareng teman (rating 17+)
Jadwal Tayang & Nonton di Mana
Di Indonesia, GJLS: Berapi-Api dijadwalkan menggelar penayangan perdana (premiere) pada 23 Oktober 2026. Setelah itu film ini mulai tayang di bioskop pada 5 November 2026 dengan klasifikasi usia 17+.
Untuk saat ini, cara nonton GJLS: Berapi-Api adalah di bioskop. Belum ada platform streaming yang diumumkan untuk wilayah Indonesia. Pantau terus info terbarunya kalau kamu menunggu versi streaming.
Trailer
Pemeran
Ananta Risposebagai RispoLihat karya →
Rigen Rakelnasebagai RigenLihat karya →
Hifdzi Khoirsebagai HifdziLihat karya →
Carissa Perussetsebagai Bonita
Aurra Kharishmasebagai Jayanti
Ebel Cobrasebagai Toni
Inaymasebagai Joana
Sadha Triyudhasebagai Sugeng
Foto: TMDB
Pertanyaan umum
- Kapan jadwal tayang GJLS: Berapi-Api di bioskop?
- GJLS: Berapi-Api mulai tayang di bioskop Indonesia pada 5 November 2026. Penayangan perdananya (premiere) dijadwalkan pada 23 Oktober 2026.
- Nonton GJLS: Berapi-Api di mana?
- Film ini bisa ditonton di bioskop mulai 5 November 2026. Hingga saat ini belum ada platform streaming yang diumumkan untuk Indonesia.
- Siapa saja pemeran GJLS: Berapi-Api?
- Pemeran utamanya adalah Ananta Rispo, Rigen Rakelna, dan Hifdzi Khoir. Mereka didukung Carissa Perusset, Aurra Kharishma, Ebel Cobra, Inayma, Sadha Triyudha, Nigel Siwabessy, dan Rio Dumatubun.
- Berapa durasi dan rating usia GJLS: Berapi-Api?
- Durasinya 108 menit dengan klasifikasi usia 17+ di Indonesia.
- Sudah ada review GJLS: Berapi-Api?
- Belum. Film ini belum tayang reguler, jadi belum ada ulasan atau rating penonton. Trailernya sudah tersedia untuk melihat gambaran filmnya.

Komentar penonton
Memuat komentar…
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!