Sinopsis NAZA
Para mantan prajurit bersaksi tanpa menyebut nama. Lokasinya atap-atap gedung di Tel Aviv, dan pengambilan gambarnya dilakukan pada malam hari. Dari situ, NAZA mulai menelusuri cara kerja operasi militer Israel di Gaza.
Dokumenter investigasi ini tidak hanya berhenti pada jumlah warga sipil yang menjadi korban. Film ini menggali hal yang lebih mendasar: sistem dan mekanisme di balik pembunuhan terarah terhadap warga Palestina. Bagaimana keputusan diambil, siapa yang terlibat, dan logika apa yang membuatnya terus berjalan?
Sebagian besar cerita dibangun lewat wawancara dan kesaksian anonim dari orang-orang yang pernah berada di dalam sistem tersebut, termasuk sosok-sosok yang memilih menjadi pelapor (whistleblower). Yuval Abraham tampil sebagai dirinya sendiri dan menjadi benang merah investigasi. Ada juga cuplikan arsip yang menampilkan Benjamin Netanyahu.
Tagline-nya, “A window into systems of mass killing”, sudah memberi gambaran nada film ini: lugas, tidak nyaman, dan berfokus pada struktur, bukan sekadar peristiwa. Tema yang diangkat antara lain kejahatan perang, konflik Palestina-Israel, dan ideologi yang menopangnya.

Review Singkat: Apa yang Membuat NAZA Menonjol?
- Sutradara: Film ini disutradarai oleh Yuval Abraham dan Rachel Szor. Abraham juga tampil langsung di layar, jadi penonton mengikuti investigasinya dari dekat.
- Pemeran: Sebagai dokumenter, NAZA tidak memakai aktor. Yang tampil adalah Yuval Abraham sebagai dirinya sendiri dan Benjamin Netanyahu lewat rekaman arsip (tidak dikreditkan), ditambah para narasumber anonim.
- Genre: Dokumenter dengan sentuhan genre kejahatan. Pendekatannya investigatif, bukan sekadar reportase.
- Produksi: Film ini merupakan produksi Amerika Serikat dan Inggris. Rumah produksinya The Guardian, JW Films, Placeholder Films, dan Unseen Hand.
- Bahasa: Ibrani, Inggris, dan Arab.
- Durasi: 77 menit, cukup padat untuk sebuah dokumenter investigasi.
- Gaya visual: Pengambilan gambar malam hari di atap gedung Tel Aviv memberi suasana yang khas dan sekaligus melindungi identitas para narasumber.
Skor penonton bisa kamu lihat di Drama4U Score pada halaman ini.
Cocok Ditonton Siapa?
- Penggemar dokumenter investigasi dan jurnalisme mendalam
- Penonton yang ingin memahami konflik Palestina-Israel dari sudut sistem dan kebijakan militer
- Peminat isu hak asasi manusia dan kesaksian whistleblower
- Penonton dewasa yang siap dengan tema berat dan sensitif (klasifikasi 17+ di Indonesia)
Jadwal Tayang & Nonton di Mana
NAZA rilis perdana di dunia pada 25 September 2026. Untuk Indonesia, data yang tercatat adalah:
- 16 Oktober 2026: rilis bioskop dengan klasifikasi usia 17+.
- 31 Oktober 2026: tercatat tayang di Jakarta World Cinema.
Untuk layanan streaming, NAZA belum tercantum di data TMDB/JustWatch untuk Indonesia per 24 Oktober 2026. Info platform kemungkinan diperbarui begitu tersedia. Trailer resminya sudah bisa ditonton.
Trailer
Pemeran
Yuval Abrahamsebagai Self
Benjamin Netanyahusebagai Self (archive footage)(uncredited)
Foto: TMDB
Pertanyaan umum
- Kapan jadwal tayang NAZA di Indonesia?
- NAZA tercatat rilis di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026 dengan klasifikasi 17+. Film ini juga dijadwalkan tayang di Jakarta World Cinema pada 31 Oktober 2026.
- Nonton NAZA di mana?
- Saat ini NAZA bisa ditonton lewat penayangan bioskop, termasuk di Jakarta World Cinema pada 31 Oktober 2026. Platform streaming di Indonesia belum tercantum di data TMDB/JustWatch per 24 Oktober 2026.
- Siapa saja pemeran NAZA?
- NAZA adalah dokumenter, jadi tidak ada aktor. Yuval Abraham tampil sebagai dirinya sendiri, ada cuplikan arsip Benjamin Netanyahu, dan film ini juga memuat kesaksian para narasumber anonim.
- Siapa sutradara NAZA?
- NAZA disutradarai oleh Yuval Abraham dan Rachel Szor.
- Berapa durasi film NAZA?
- Durasi NAZA adalah 77 menit.

Komentar penonton
Memuat komentar…
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!